Membangun Personal Branding
Saatnya untuk berpikir tentang diri kita secara berbeda.
Setiap orang membutuhkan Personal Brand mereka sendiri,
siapapun kita, owner bisnis, karyawan, ibu rumah tangga atau mahasiswa.
Personal branding merupakan kemampuan untuk menerima keunikan, skill dan
pengetahuan yang kita miliki, menyampaikan personal brand dengan cara yang baik
akan membantu kita menonjol.
Di sekeliling kita terdapat ribuan pada orang-orang yang sukses di media, di industri musik, selebriti, para pemimpin dunia dan orang-orang bisnis lokal. Sebagian dari mereka telah berhasil memberikan pesan pada kehidupan kita, mewarnai langkah kita, menginspirasi kita, hal ini karena mereka mampu membangun peronal branding yang kuat.
Di sekeliling kita terdapat ribuan pada orang-orang yang sukses di media, di industri musik, selebriti, para pemimpin dunia dan orang-orang bisnis lokal. Sebagian dari mereka telah berhasil memberikan pesan pada kehidupan kita, mewarnai langkah kita, menginspirasi kita, hal ini karena mereka mampu membangun peronal branding yang kuat.
Membangun personal branding layaknya seperti yang perusahaan
yang lakukan ketika mereka mengubah citra 'perusahaan mereka, produk atau jasa.
Diperlukan konsistensi membuat brand dari hari demi hari. Bagaimana orang lain
memandang diri kita? Ibaratnya, ketika
kita berjalan ke sebuah ruangan dan apa yang orang katakan tentang kita ketika kita
meninggalkan mereka, atau ketika ketika kita meninggal dunia, mereka yang kita
tinggalkan mengenal kita sebagai apa. Konsistensi personal brand ini bahkan
terlihat setiap percakapan email yang kita tulis, status yang kita pasang di
social media, atau pertemanan kita di tempat kerja, lingkungan rumah, sekolah,
kuliah.
Seperti dalam perusahaan, kita juga membangun hubungan dengan
audiens atau teman lingkaran kita. Memiliki brand yang yang unik, diakui, dan terpercaya menjadi
diri sendiri menjadi sangat penting. Personal branding perlu dibangun pada
pribadi karyawan sebagai cara untuk meningkatkan branding perusahaan. Mendukung
karyawan dalam upaya menjadi karyawan yang lebih baik, penuh integritas dan loyalitas.
Jika kita seorang entrepreuneur, Personal branding yang kita miliki mampu
mendonngkrak kita agar lebih fokus pada : menarik klien/audiens lebih banyak,
meningkatkan pendapatan, kemampuan mempromosikan bisnis dengan kejelasan visi,
tujuan dengan cara strategis.
5 Langkah membangun Personal Branding :
1.
Self awareness and
discovery
Proses ini akan mendorong kita menemukan nilai-nilai,
kebutuhan, passion, misi, visi, kekuatan, dan tujuan hidup kita. Bagaimana kita
mengkomunikasikan kepada publik siapa diri kita
2. Personal
branding statement
Bagaimana kita membawakan nilai-nilai (value) pada diri
kitapada orang lain. Statement ini harus singkat, to the point, bahkan mampu dimengerti
anak usia 8 tahun
3. Komunikasikan
value pada publik sasaran, tidak harus semua orang
Kita tidak dapat menjadi wow, spesialis di segala bidang.
Ukur diri kita, apa yang ingin kita karyakakn pada kehidupan ini. Apa yang
benar-benar kita sukai dan menjadi passion kita.
4. Konsistensi
dalam akun dan konten website pribadi dan email
Semua alamat di social media sebaiknya benar-benar memotret
siapa kita. Hindari menggunakan alamat email “alay”. Gunakan nama lengkap atau
nama jelas yang menunjukkan siapa anda, bukan nama samaran atau nama “galau”.
Kuatkan platform ini. Jika masih ada akun anda yang asing, alay, galau, segera
gantilah dengan yang lebih menunjukkan kita tidak sedang menutupi diri kita.
Kita adalah diri kita yang sebenarnya.
5. Maintain reputasi
Diperlukan maintenance dalam hubungan interaksi di dunia
online dan offline. Maintenan profil online dan reputasi tentang kita.


Komentar
Posting Komentar