CERAHNYA BUNGA MARIGOLD, SI GUMITIR NAN MENGGODA

Gemitir Garden
Sumber gambar : trivindo.com
Beberapa
tahun terakhir ini, melejit destinasi wisata kebun gumitir atau gemitir garden
di Bali yang populer di kalangan pemburu spot instagramable. Sebenarnya gemitir
garden bukan sebuah tempat wisata, melainkan kebun bunga gemitir yang
dibudidayakan petani dan hasilnya untuk dijual. Si gumitir inilah yang menarik
untuk kita ulas. Apa sih gumitir itu??
Bunga
gumitir atau dikenal dengan nama
marigold (Tagetes Erecta)merupakan
tanaman yang dibudidayakan sebagai tanaman hias karena keindahan warnanya, kuning
cerah, jingga menyala, hingga kemerahan dengan bau menyengat. Bunga ini melambangkan kesucian, dimana memiliki kepercayaan
bagi penggunanya yang menggunakan bunga gemitir maka akan suci.Bunga
Marigold konon berasal dari darah Btari Durga, ibu dari Dewa Ganesha, Dewa
Kumara Ashokasundari dan Dewa Kala.Bunga ini dianggap sebagai respresentasi
dari sosok Btari Durga yang sangat cantik dan menawan dengan kulit yang
berwarna kuning.Btari Durga pun digambarkan sebagai seseorang yang gemar
menunggangi seekor harimau, sesuai dengan perpaduan warna kuning dan jingga.Tampilan bunga gemitir ini memang sekilas mirip dengan
bunga kenikir. Namun jika dilihat secara dekat memang cukup berbeda dimana
bunga ini memiliki bunga yang bundar berwarna kuning dengan kelopak yang
berwarna merah menghadap kebawah. Banyak kupu-kupu yang menghinggapi bunga
gemitir lantaran memiliki bunga dengan nektar yang banyak.Biasanya
marigold dimanfaatkan untuk menghias kebun, landscape
taman indoor dan di negara bagian
timur digunakan untuk sarana peribadatan.

canang atau sesajen di persembahyangan dan upacara keagamaan
umat Hindu
sumber gambar : bali.idntimes.com
Di
Bali, marigold hampir setiap hari digunakan untuk keperluan sesajen saat
sembahyang umat Hindu. Hal ini mengakibatkan permintaan pasar akan marigold
meningkat. Tak hanya itu, ternyata marigold juga dimanfaatkan ekstrak luteinnya
untuk sumplemen makanan dan pewarna
makanan, bahan anti nyamuk, anti nematoda dan antioksidan. Bunga marigold juga
banyak diitemui di hotel-hotel, restaurant, ruang meeting, kalung menyambut tamu dan lainnya.
Karena permintaan yag terus meningkat itulah, mulai bermunculan pembudidayaan
gumitir di pekarangan-pekarangan rumah hingga yang dikelola oleh perusahaan.
Sentra marigold di Bali dapat ditemui di Kabupaten Badung dan Tabanan. Tercatat
nama perusahaan PT. East West Seed Indonesia, UD. Bali Gumitir dan PT. Dewata
Anugrah Indah yang pernah melakukan impor benih marigold
dari Vietnam dan Thailand. Kini, penjualan marigold merambah ke Lombok,
mengingat Pulau Lombok juga memiliki banyak penduduk yang beragama Hindu.
kebun
pembibitan marigold di Kabupaten Tabanan
sumber
gambar : dokumen monev Pusat PVTPP
Diperkirakan nilai
industri marigold per tahun di Bali mencapai Rp.100 -200 miliar (balipost.com).
Kebutuhan bunga marigold di Bali mencapai 8 ton per hari. Sementara bibitnya
mencapai 100 kilogram per bulan. Patokan harga untuk budidaya bunga gemitir
dalam hitungan per pot adalah mulai Rp 11.000 hingga Rp 20.000. Saat permintaan tinggi terutama saat banyak
upacara keagamaan, harga bunga marigold mencapai Rp. 40.000 per kg. Akan tetapi
saat permintaan rendah dan produksi melimpah, harga jualnya bias menurun hingga
Rp. 5.000 per kg. Pembudidayaan bunga marigold ini diharapkan dapat semakin meningkatkan
potensi pendapatan petani. Namun demikian, selain tingkat persaingan yang
ketat, bunga marigold ini sangat rentan terhadap cuaca, pada saat curah hujan
tinggi, tanaman cepat membusuk sehingga perlu perawatan intensif.
Anda tertarik
membudidayakan Marigold??

Komentar
Posting Komentar