akuilah bahwa dirimu tak berdaya : belajar dari Joyce Gordon
Pukul 11.00 Berbekal ijin dari atasan di kantor, akhirnya kunjungan dalam rangka tugas kuliah ke Joyce Djaelani Gordon di Tajur, Bogor terwujud...
Menginjakkan kaki di stasiun Bogor terasa dingin, selain karena aku sedang dalam kondisi tdk fit (dismenore akut), kota ini membawa banyak pelajaran sekaligus menyisakan rasa pedih.
Bertemu dengan Joyce founder YAKITA Drug Addiction Treatment, istri dari David Djaelani Gordon, menghapus semuanya. Obrolan santai dan egaliter mengalir tanpa aku harus menyiapkan daftar pertanyaan. Pesan-pesan kehidupan, penghargaan terhadap persahabatan dan menjadi seseorang yang dicintai Tuhan. (sepertinya harus ditulis menjadi bahasan tersendiri :)).
Hingga pukul 17.00 kurang aku baru beranjak pergi..., bukan karena pelajaran telah usai, karena harus mengejar kuliah yang pada akhirnya tak terkejar juga.
Terima kasih mrs David......, i love u..


Komentar
Posting Komentar